YOLOTRIP – 1 Bulan di Ponorogo

Assalamualaikum teman πŸ™‚

Apa kabar? Baik kan, Alhamdulillah

Menlanjutkan cerita “YOLOTRIP – Preklinik di Kota Ponorogo”, seperti yang sudah ku ceritakan di awal, bahwa banyak sekali drama yang terjadi ketika aku pertama kali datang di Bumi Reog, kali ini aku bakal ceritain apa saja yang terjadi selama 1 bulan aku disana.

Setelah sebelumnya memutuskan untuk memilih kos yang lumayan nyaman tersebut, aku membuat janji saya ibu kos untuk mengangkut barang sekitar jam 10.00 pagi dan saat itu masih sekitar jam 07.00, aku di antarkan A untuk kembali ke kos “sepi”, karena masih pagi swalayan di bawah pagarnya masih terkunci sehingga aku harus masuk lewat gerbang belakang (gerbang yang begitu tinggi, mungkin bisa dibayangkan seperti gerbang rumah penculik) aku menelpon penjaga kos untuk bukakan pintu dan setelah itu aku masuk ke kamar ku, rasanya menunggu jam 10.00 itu lama banget dan kebetulan penjaga kos mau pergi ada acara pengajian yang diselenggarakan oleh bos di kota sekitar jam 08.00, sempat terpikir di benak ku kenapa penjaga ini kok pagi-pagi sudah ada di dalam kos? Memangnya dia tidur dimana? Masa iya dia tidur disalah satu kamar di kos ini? Dan benar saja dugaan ku, ternyata penjaga kos itu tidur di kamar paling ujung dari kos kosan (penjaga kos ini bapak2 kira kira usia 46an lah), sempet shock gak kebayang kalo aku kos di sana dan ada bapak itu juga di tinggal di kosan, sebelum bapak kos berangkat ke pengajian beliau meminta ijin ke aku kalau selama beliau pergi gerbang belakang akan di gembok dan beliau akan kembali sekitar jam 10.00 sesuai dengan pinta ku, namun aku lebih memilih untuk menunggu di luar dari pada harus terkurung di kos itu, akhirnya aku beralasan untuk ke RS aja, sembari menunggu beliau ke pengajian.

Singkat cerita aku di bantu sama teman ku untuk pindahan, suasana di kos baru lebih rame di bandingkan sebelumnya, terdiri dari 4 kamar dan isi semua setidaknya aku mendengar suara manusia bukan nyamuk, dan ketika malam banyak anak muda yang nongkrong di depan kos karena memang yang kos rata-rata anak SMK semua.

Selesai beres beres, aku pergi ke PCC untuk cari makan, nah ketika malam aku mulai cari cari di google tempat penyewaan motor di Ponorogo tapi hasilnya nihil, entah kenapa saat itu aku kepikiran untuk menyewa sepeda dan untungnya aku dapat kontak orang yang menyewakan sepeda dengan tarif 10k perhari, aku sewa sepeda selama 1 bulan, setidaknya aku bisa jalan-jalan sore jika aku merasa suntuk.

Selanjutnya, hari pertama aku magang di RS, aku lumayan kewalahan untuk memahami sistem yang ada di sana selain itu juga banyaknya pasien yang terus berdatangan ke poli rehab medik, disana kami benar benar belajar menjadi seorang fisioterapis dan kami di bimbing olek mbak P (makasih mbak P sudah memimbing kami selama magang). Kegiatan di poli terbagi menjadi dua pertama stay di poli dan kedua visit / kunjungan ke pasien, karena kami ada 4 orang jadilah di bagi menjadi 2 kelompok dan kami bergantian setiap hari dalam melakukan tugas, disamping itu setiap hari kami harus datang pagi untuk mempersiapkan seluruh alat, jam kerja di poli cukup singkat yakni dari jam 07.30 – 12.00 saja tapi meski begitu tetap saja menguras tenaga, intinya sih pengalaman di RS gak aku lupain, berkesan banget, aku bisa belajar banyak hal, aku lebih besyukur karena masih di beri kesehatan, dan aku senang bisa membantu satu sama lain. Kegiatan di rs begitu saja dan terus berulang setiap hari sampai dihari terakhir kami magang, aku merasa cukup sedih karena harus meninggalkan pasien pasien kami, dan ada 1 pasien yang menurut ku harus dapat perhatian khusus, beliau sangat baik terhadap kami, pernah membawakan pisang dan juga kue, jadi beliau memiliki kekurangan yakni beliau tuli sehingga setiap kali terapi harus didampingi, dan aku sangat terenyuh ketika meliat beliau begitu semangat untuk sembuh,

Balik lagi ke kondisi hidup ku selama 1 bulan, jujur berantakan banget, aku bingung mau ngapain, terlebih jam kerja yang hanya sampai jam 12.00 kadang aku bingung mau apa setelah pulang magang, mau tidur gak bisa tidur, mau nonton gak ada stok film karena awalnya aku mengira kosan ku ada wifinya, mau jalan tapi gak ada motor adanya cuman sepeda dan gak mungkin siang bolong berangkat naik sepeda ke kota, dan masih banyak alasan lainnya, tapi untungnya waktu itu ada libur 3 hari, tanpa pikir panjang aku memutuskan untuk balik ke Malang, setidaknya untuk mendownload film biar nanti ada yang ku kerjakan, benar saja aku berhasil mendownload hampir 30 film untuk cadangan ku disana.

Libur 3 hari telah usai, aku kembali ke habitat ku dan masih 3 minggu lagi, masih lama banget pikir ku, aku cuman bisa pasrah, banyak banget kendala yang aku alami, mulai dari makan yang hampir setia hari selalu gofood karena bingung mau makan apa dan meski sudah pesan gofood makanannya tetap kurang enak, terus sinyal internet yang benar benar susah bahkan turun naik, yang bisa ku lakukan hanya nonton, nonton dan nonton. Intinya jika harus memilih, aku gak mau 2x merasakan magang dengan kondisi seperti ini, karena semua diluar dari ekspetasi ku.

1. Aku mengira RS nya di daerah yang ramai ternyata di daerah jalan antar kota

2. Aku mengira kosan ku ada wifinya dan dengan keadaan yang nyaman, ternyata tidak seperti yang ku bayangkan

3. Aku mengira bisa bawa motor / sewa motor, ternyata aku hanya punya sepeda disana

4. Aku mengira bisa jalan-jalan menjelajahi Ponorogo, nyatanya aku cuman bisa ke Alun-Alun Ponorogo dan PCC aja

Dan masih banyak ekspektasi lain ku yang tak sesuai realita πŸ™‚

Untungnya semua sudah terlewati dengan indah, ku ambil kenangan yang baiknya saja dan akan ku simpan rapi dalam hati dan otak ku, sedang kenangan yang buruk akan ku jadikan pelajaran di magang-magang berikutnya, bahwa ketika ingin magang kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

img_8955

img_9330

img_9334

Berikut beberapa foto kenangan kami selama melakukan magang disana, semoga bisa kembali mengunjungi RSUD. DR. HARJONO PONOROGO lagi agar tetap bisa menjalin silaturahmi antar sesama, aamiin.

Terimakasih sudah membaca, xoxo :*

Advertisements

REVIEW ; Maybelline The Falsies Push Up Drama Mascara

Hai… hallo… hai… apa kabar? Baik lah ya pastinya πŸ™‚

Aku pengen review tipis-tipis dulu nih, kali ini aku ajak kalian bahas mascara ya, mascara yang sudah lama aku incer-incer karena katanya bagus, sebenarnya sudah beli ini dari tahun kemaren (desember 2017) wkwk tapi baru ada niat buat review sekarang.

Maybelline The Falsies Push Up Mascara adalah salah satu mascara terbaik juga sih dari maybelline, bentuk nya juga sangat menarik berwarna merah hitam yang memikat mata dan biasanya produk mascara dari maybelline dikemas dengan bentuk gendut dan bantet berbeda dengan maybelline the falsies push up ini bentuknya langsing dan mengecil ke bawah, hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi si produk.

img_7491

Kurang lebih seperti di gambar tampilannya, jadi produk ini terbuat dari plastik dengan bagian tutup atas dan bawah berwarna merah kemudian diselingi bagian tengah dengan warna hitam yang terdapat infomasi mengenai isi produk baik itu nama dan merk nya.

img_7492-1

Jadi untuk aplikatornya sendiri menurut aku pribadi kurang enak karena bentuknya yang lurus dan agak besar jadi pas aku aplikasikan sering belepotan kemana-mana, sehingga hasilnya gak rapi tapi memang bikin bulu mata kelitan lentik sih, aku sih lebih menyarankan untuk aplikator maskara itu yang bentuknya agak sedikit melengkung jadi bisa menjangkau bulu mata sampai ke bagian paling ujung, tapi kalo kalian merasa nyaman dengan aplikator produk ini sih gak masalah hehe

Untuk keseleruhan sih menurut ku produk ini oke aja, namun hanya kurang di aplikatornya selebihnya memang bagus kok, waterroof banget dan bikin bulu mata keliatan lebih panjang dan lentik sehingga mata kita terlihat lebih menarik, ini sangat membantu aku yang memiliki bulu mata pendek.

Tempat Pembelian : Maybelline Stand Matos

Harga : 139k

Selamat Mencoba, xoxo :*

Movement Regio Ekstremitas Inferior

Hai… Hallo… Hai…

1. Trunk

img_9143

img_9144

img_9145

Gerakan pada Trunk

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Hyperekstensi
  • Lateral Fleksi
  • Rotasi

2. Hip

img_9146

Gerakan pada Regio Hip

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Abduksi
  • Adduksi
  • Outward Rotation
  • Inward Rotation

3. Knee

img_9147

Gerakan pada Regio Knee

  • Fleksi
  • Ekstensi

4. Ankle and Foot

img_9148

img_9149

img_9150

Gerakan pada Regio Ankle and Foot

  • Dorsi Fleksi
  • Plantar Fleksi
  • Inversi
  • Eversi

5. Anatomic Position

img_9152

img_9151

Posisi Anatomi

  • Prone
  • Supine
  • Trendelenburg
  • Fowlers

Movement Regio Ekstremitas Superior

Hai… Hallo… Hai…

1. Neck

img_9133

img_9134img_9135

Gerakan pada Regio Neck

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Elevasi
  • Depresi
  • Protraksi
  • Retraksi
  • Hyperekstensi
  • Rotasi
  • Lateral Fleksi

2. Shoulder

img_9136

img_9137

Gerakan pada Regio Shoulder

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Abduksi
  • Adduksi
  • Elevasi
  • Depresi
  • Protraksi
  • Retraksi
  • Circumduksi (memutar)
  • Hyperekstensi
  • Lateral dan Medial Rotasi

3. Elbow

img_9138

img_9139

Gerakan pada Regio Elbow

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Pronasi
  • Supinasi

4. Wrist and Finger

img_9140

img_9141

img_9142

Gerakan pada Regio Wrist and Finger

  • Fleksi
  • Ekstensi
  • Radial dan Ulnar Deviasi
  • Abduksi
  • Adduksi
  • Oposisi
  • Pronasi dan Supinasi
  • Hyperekstensi

Bidang Gerak dan Axis

Hai… Hallo… Hai…

1. Sagital

img_9130

Membagi tubuh secara vertikal kanan dan kiri

Contoh :

  • Fleksi berupa rotasi pada bidang sagital ke depan
  • Ekstensi mengembalikan ke posisi anatomis dari posisi fleksi
  • Hiperekstensi

2. Frontal

img_9131

Membagi tubuh menjadi depan dan belakang.

Contoh :

  • gerakan abduksi (menggerakan segmen tubuh menjauhi garis tengah tubuh)
  • gerakan adduksi (menggerakkan segmen tubuh mendekati garis tengah tubuh)

3. Transversal

img_9132

Membagi tubuh menjadi atas dan bawah.

Contoh :

  • gerakan transverse plane adalah pada sambungan (sendi) membujur di perputaran ruas-ruas tulang belakang
  • gerakan pronasi dan supinasi lengan bawah

Klasifikasi Persendian Manusia

Hai… hallo… haii

1. Klasifikasi Berdasarkan Struktur

img_9121

Klasifikasi sendi berdasarkan strukturnya

  • Fibrous : Persambungan antartulang yang dihubungkan oleh jaringan fibrosa.
  • Cartilaginous / sendi tulang rawan : Pada jenis ini, rongga sendi menghilang karena diisi oleh tulang rawan.
  • Synovial : Pada sendi sinovial terdapat suatu rongga di antara dua ujung tulang. Rongga ini di sebut rongga sinovial.

2. Klasifikasi Berdasarkan Axis

img_9122

3. Klasifikasi Berdasarkan Fungsi

img_9123

Klasifikasi sendi berdasarkan fungsi

  • Synarthrosis : adalah persendian yang tidak memungkinkan adanya gerakan sama sekali antara dua tulang yang bersambungan, oleh karena itu disebut juga sebagai sendi mati.
  • Amphiarthrosis : adalah persendian yang masih memungkinkan adanya sedikit gerakan antara dua tulang.
  • Diarthrosis : adalah persendian yang memungkinkan adanya gerakan beban antartulang.

Persendian :

1. Plane Joint

img_9124

  • Pada sendi ini kedua ujung tulang agak rata sehingga menimbulkan gerakan menggeser dan tidak berporos.
  • Permukaan sendi nyaris datar
  • Contoh : Sendi antar tulang pergelangan tangan, antar tulang pergelangan kaki, antar tulang clavicula dan scapula.

2. Hinge Joint

img_9125

  • Adalah sendi yang memungkinkan gerakan satu arah.
  • Contoh : sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang ulna.

3. Condyloid Joint

img_9126

  • Adalah sendi yang memungkinkan gerakan berporos dua dengan gerakkan ke kiri dan ke kanan, ke depan dan kebelakang. Ujung tulang yang satu berbentuk oval dan masuk ke dalam suatu lekuk berbentuk elips.
  • Contoh : sendi antara tulang radius dengan tulang pergelangan tangan.

4. Ball and Socket Joint

img_9128

  • Adalah sendi yang memungkinkan pergerakan ke segala arah.
  • Contoh : hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikt.

5. Pivot Joint

img_9129

  • Adalah sendi yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi).
  • Contoh : hubungan tulang tengkorak dengan tulang belakang.

6. Saddle Joint

img_9127

  • Adalah sendi yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segala arah.
  • Contoh : hubungan tulang telapak tangan dengan jari tangan.

Anatomi Jaringan Tubuh Manusia

Hai… haloo… hai…

1. Tulang

img_9112

  • Sebegai pembentuk struktur tubuh
  • Sebagai pendukung jaringan lunak
  • Sebagai pelindung organ penting pada tubuh.

2. Otot

img_9113

  • Berupa alat penggerak aktif yang mampu menggerakkan tulang, sehingga suatu organisme dapat bergerak

3. Ligamen

img_9114

  • Band dari jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang.
  • Membatasi atau meningkatkan gerakan
  • Menberikan stabilitas sendi
  • Meningkatkan kekuatan bersama

4. Tendon

img_9115

  • Berupa jaringan ikat fibrosa band tang menghubungkan tulang untuk otot.
  • Memungkinkan tulang untuk bergerak ketika otot kontraksi.

5. Meniscus

img_9116

img_9117

  • Sebagai penyebaran pembebanan
  • Sebagai peredam kejut (shock absorber)
  • Mempernudah gerakan rotasi

6. Bursa

img_9118

  • Sebagai bantalan atau penyekat licin antar jaringan.
  • Merupakan kantong yang berisi cairan yang memudahkan terjadinya gesekan dan gerakan

7. Fascia

img_9119

  • Suatu pernukaan jaringan penyambung longgar yang didapatkan langsung dibawah kulit sebagai fascia superficial.

8. Articular Joint

img_9120

  • Daerah dimana dua atau lebih tulang bertemu, menyusun tulang sehingga terbentuk kerangka dan memungkinkan tubuh untuk bergerak, terdiri dari bermacam-maca bentuk dan karakter gerak.