Ekspektasi VS Realita Anak Kost

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen-temen, gimana nih kuliah minggu pertamanya? Ada kesusahan? Ada masalah? Ada yang kangen rumah? Atau malah bahagia karena kuliah lebih menyenangkan dari sekolah? Apalagi buat kalian yang merantau pergi keluar kota, pulau, bahkan keluar negeri demi menggapai cita-cita, pasti adaptasinya sulit ya, sama seperti aku dulu juga begitu, tapi nikmati saja, sekarang sudah 3 tahun aku menjadi anak rantauan yang jauh dari orang tua dan keluarga. Ada yang tinggal ngekos? atau ngontrak? Buat para anak kost, mantan anak kost, atau yang berencana nge-kost ada baiknya simak yuk suka dukanya menjadi anak kost.

  1. Resmi jadi anak kost

Ini yang kalian tunggu-tunggu selama ini, jujur saja, kalian kuliah ke luar kota berharap bisa tinggal sendiri dan hidup bebas kan? Bebas sih boleh tapi jangan bablas ya, karena semisal kalian adalah seorang pendatang di kota tempat kalian kuliah itu artinya kalian adalah anak ayam di daerah sana, jangan sampai salah bergaul.

  1. Bisa pulang malam

Diawal perkuliahan pasti saja banyak yang ngajakin kalian jalan-jalan begitupun aku waktu menjadi mahasiswa baru, kita bisa jalan bebas kemana saja tanpa ada yang memarahi atau bahkan melarang, karena orang tua tinggal jauh dari kita, tapi meski begitu aku sendiri tak pernah memanfaatkan keadaan, aku selalu meminta ijin ketika ingin jalan meskipun akan pulang malam.

  1. Bebas dari tugas membersihkan rumah alias malas

Siapapun kalian, selama kalian tinggal di rumah bersama orang tua, kalian tidak bisa lari dari tugas membersihkan rumah, nyuci piring lah, nyuci baju lah, nyetrika, nyapu dan sebagainya, kebebasan akan kalian rasakan setelah kalian ngekos, karena tugas itu tak akan berlaku lagi, hal ini juga aku rasakan banget saat pulang kampung pas liburan semester, karena yang biasanya malas-malasan di kos, tugas kebersihan kembali berlaku.

  1. Bebas pertengkaran dengan kakak atau adik

Saat memutuskan untuk merantau atau kuliah jauh dari rumah, kalian pasti akan merasa ada yang kurang, salah satunya kalian akan berpisah dengan saudara kandung kalian yang selalu menemani hari kalian setiap hari, dan mengurangi pertengkaran di rumah, pertengkaran itulah yang akan kalian rindukan saat kalian nge-kost, aku pribadi memang merindukan itu, bertengkar dengan kakak ku hehe

  1. Tidak ada lagi yang memarahi jika kamar mu kotor

Untuk hal yang satu ini, kalian pasti merasa akan menjadi manusia paling jorok, kenapa? Karena selama nge-kost dapat di pastikan kamar kalian lebih banyak berantakan dari pada bersihnya, dan tenang saja tidak akan ada yang memarahi jika kamar kalian kotor.

  1. Mau bangun jam berapa? BEBAS!

Yang satu ini juga masih menjadi keuntungan sebagai anak kost, karena kita bisa tidur jam berapa saja dan bangun jam berapa saja, beda kalau di rumah harus tidur jam 22.00 dan bangun jam 05.00, tapi jangan tinggalkan sholat subuh ya.

  1. Menu makan suka pilih

Kalau biasanya di rumah ibu kalian menyajikan makanan yang sama dari sarapan sampai makan malam, karena ibu masak sekali banyak biar cukup sampe malam, kalau kalian sudah nge-kost, kalian bisa memilih menu makanan sesukanya, menu sarapan bubur, makan siang mie ayam dan makan malam nasi goreng, suka pilih deh, tapi ingat berat badan mu jangan sampai bablas kayak aku ya.

  1. Diajak main? Langsung Cabut

Ketika kalian tinggal di rumah bersama orang tua, dan ada teman yang mengajak main mesti kalian harus meminta ijin ke orang tua, dan kada mendapatkan pertanyaan tajam banget, mau kemana? Ngapain? Sama siapa? Pulan jam berapa? Pokonya banyak deh, beda hal nya dengan yang sudah nge-kost karena kita bisa pergi kapan pun.

  1. Kamu nggak akan kesepian

Yang namanya kost dan tinggal sendiri pasti kalian akan merasa sepi, namun untungnya kalian tidak ngekost sendiri, masih banyak orang-orang di luar sana yang ngekost juga, jadi berbaurlah.

Realitanya tidak sesederhana itu…

  1. Punya bapak / ibu kost yang menyebalkan
  • Pulang telat di – di kunciin
  • Pulang malang – di lirikin
  • Lupa bayar listrik sehari – ditagihin
  • Lupa matiin lampu – ditegurin
  • Gak rapikan parkir motor – ditegurin
  • Lupa bayar wifi sehari – ditagihin
  1. Punya temen kost rese
  • Jorok
  • Nyetel musik nyaring
  • Suka negur padahal gak ada salah
  • Suka teriak-teriak saat ngumpul sama temannya yang lain
  1. Kost dengan penuh peraturan
  • Keluar masuk gerbang harap di kunci
  • Kunci jangan dipinjamkan ke anggota kost lain
  • Matikan air dan lampu setalah di gunakan
  • Dilarang membawa teman atau saudara menginap
  • Jangan pulang lewat dari jam 21.30
  1. Menjelang akhir bulan

Tanggal 1 – 15 adalah tanggal yang menyenangkan bagi anak kost, karena pada tanggal itu uang masih banyak di atm, biasanya yang membuat uang cepat habis karena kita boros diawal dan nekat hemat diakhir, alhasil pas akhir bulan yang di makan cuman mie, mie dan mie setiap hari, tapi jangan diamalkan ya, tidak baik.

  1. Mencari harta karun

Mau tau harta karunnya seorang anak kost adalah tabungan bulanan, jadi ini akan menambah uang kalian saat uang bulanan kalian menipis.

  1. Kangen rumah

Rumah adalah tempat ternyaman untuk kembali, dirumah kita bebas untuk melakukan apapun tanpa takut kekurangan uang dan gizi buruk karena ada orang tua yang bisa dimintai duit, saat ada masalah yang melanda entah itu masalah perkuliah, keuangan, pertemanan, percintaan hal ini akan membuat kalian kangen rumah. Terlebih ketika kalian sedang sakit, satu-satunya yang bisa membuatmu lebih baik adalah dirawat oleh orang tua.

Lika-liku kehidupan sebagai anak kost membuat kita belajar banyak hal

  1. merasa beruntung karena memiliki keluarga yang mendukung pendidikan

keluarga lah yang selalu ada untuk kita, mereka menemani mu tumbuh dan membuat hidup mu lebih bermaka. Tak ada yang bisa menggantikan mereka.

  1. Perlahan, akan mengerti betapa pentingnya kemandirian

Menjadi anak kost, sama halnya dengan hidup mandiri, mengatur uang bulanan sendiri, membersihkan kamar sendiri, mecuci sendiri, mengatur watu sendiri, sampai memilih makan pun sendiri. Intinya jauh dari orang tua akan mengajarkan mu tentang kemandirian yang sesungguhnya.

  1. Belajar menjadi pribadi yang dewasa

Kehidupan anak kost bisa dikatakan bebas, tetapi jangan sampai menjadikan kita hilang arah dan terjerumus pada hal-hal yang bisa menghancurkan hidup kita, untuk itu kita di wajibkan untuk bisa berfikir lebih dewasa, di titik ini kamu harus berpikir secara rasional dengan masa depan sebagai pertimbangan.

  1. Bagaimana bersosialisasi dengan orang lain

Hidup mandiri di lingkungan sosial membuat belajar tentang bagaimana caranye menghargai orang lain, secara langsung kita belajar bagaimana caranya bertoleransi dengan orang lain.

  1. Pada akhirnya, kita akan betransformasi menjadi orang siap menghadapi kehidupan yang akan datang

Pengalaman sebagai anak kost akan menjadikan kita belajar banyak hal, mana yang baik dan mana yang buruk, hal ini dapat dijadikan bekal untuk kehidupan selanjutnya. Percayalah, pengalaman adalah guru terbaik suatu kehidupan.

Sekian ya…. semangat buat anak-anak kost di seluruh Indonesia.

 

Advertisements

YOLO Food Cobain Makaroni NGEHE, pedezzzzzzz

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen-temen… YOLO Food kali ini cobain makanan baru nih, sesuai judulnya “Makaroni Ngehe”, jadi tanggal 10 september yang lalu baru saja secara resmi cabang Makaroni Ngehe Alpha Malang di buka dan itu lah yang diharapkan oleh warga Malang. 4 hari setelah buka, aku baru ada waktu untuk pergi kesana dan meskipun sudah 4 hari berlalu ternyata peminatnya memang luar biasa tetap saja antri padahal saat itu aku datangnya sekitar jam 21.00 WIB, pokonya udah malam lah tapi tetap saja banyak yang beli.

Untung kerja para pelayannya cepat, untuk melayani konsumen saja mereka menyediakan 4 – 5 orang gitu, jadi sekali pesan bisa sekaligus 5 orang makanya cepet prosesnya.

setelah kurang lebih 10 menit mengantri, tibalah giliran ku, ku akui mas-mas yang layanin aku itu ramah banget senyum aja kerjaannya, aku waktu itu beli makaroni kering (lv 1), makaroni basah (lv 1) dan mie kriuk dengan rasa balado semuanya karena jujur aku lebih suka rasa balado dari pada rasa lainnya, tapi meski begitu masih banyak kok rasa lainnya. Untuk masalah harga juga tidak terlalu memberatkan, punya ku sendiri yang rasa balado harga per bungkusnya cuman 7 ribu, murah bukan? mereka juga menyediakan level kepedasan 1 – 5, jadi kalian sesuaikan sama tingkat kepedasan kalian saja ya.

MENU

66f7944ab7cf55c4d8001a2c78414618

oke segitu aja ya, bagi yang penasaran dengan rasanya langsung pergi ke TKP aja

alamat di Jalan Sokerano Hatta No. 9A Malang

open at 10.00 – 22.00 WIB

YOLO Food 6 Varian Rasa Glico Pocky di Indonesia

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen-temen… YOLO Food kali ini pengen review 6 varian rasa pocky di Indonesia, yang aku tau sih pocky cuman ada 6 kali di negara kita, gak tau kalo memang ada tambahan kalian bisa comment nanti ya.

Sebenarnya aku sudah lama pengen coba semua rasa pocky, karena aku penasaran dengan semua rasanya, cuman antara niat dan engga, tiap kali mau beli pasti ambilnya rasa matcha aja, cause i love matcha, dan karena hal ini selalu berulang makanya niat ku untuk coba semua rasa pocky selalu terurungkan, dan kemaren baru lah niat itu menghampiri, akhinya aku beli 6 pocky sekaligus.

  1. Pocky Chocolate, ini merupakan produk pocky pertama yang di pasarkan oleh perusahaan Glico, biskuit stick gurih dengan rasa coklat yang pekat, rasa coklat pada biskuit ini tidak terlalu manis lebih cinderung ke pahit seperti dark Rasa coklat nya pun tidak menutupi rasa gurih dari biskuitnya, coklat pada biskuit ini tidak meninggalkan rasa manis yang berlebihan ditenggorokan, bagi penyuka rasa coklat yang pekat makanan ringan ini bisa jadi alternatif.IMG_5013
  2. Pocky Strawberry, merupakan salah satu varian Pocky klasik yang ada di Indonesia setelah Pocky Chocolate, aroma khas stawberry langsung terasa ketika membuka bungkusnya, rasa cream strawberryyang manis melapisi rasa gurih dari biskuit stick didalamnya. Sedikit berbeda dengan rasa dari varian coklat yang pekat, pada varian ini rasa stawberry tidaklah terasa asam, melainkan manis dan creamy.IMG_5011
  3. Pocky Matcha, merupakan varian baru dari Pocky yang beredar di Indonesia, rasa green teayang manis melapisi biskuit stick gurih memberikan sensasi berbeda ketika memakanya, aroma green tea tetap kuat terasa memenuhi lidah meskipun kita telah menelannya. Rasa Pocky Matcha sangatlah unik, manis dan juga gurih sekaligus, untuk sebagian orang yang tidak menyukai aroma green tea yang kuat mungkin tidak akan suka dengan Pocky Matcha ini.IMG_5014
  4. Pocky Double Choco, bila pada varian lainya Pocky biskuit sticknya terasa gurih, inovasi baru pun dilakukan Glico pada Pocky variant ini. Biskuit stick coklat berlapis coklat yang pekat menghasilkan rasa yang benar – benar coklat, dari situlah Glico menamakan varian ini Double Choco. Rasa varian ini lebih manis dibandingkan dengan Pocky Choholate klasik. Pada awalnya variant ini merupakan salah satu varian klasik yang dikembangkan oleh Glico, namun di Indonesia varian ini baru masuk dipasaran setelah Pocky Strawberry.IMG_5010
  5. Pocky Choco Banana, aroma pisang sangat terasa ketika membuka kemasan Pocky ini, biskuit stickcoklat dengan lapisan cream pisang dibagian luarnya. Rasa cream pisang tidaklah semanis tampilanya, namun hal tersebutlah yang membuat Pocky Choco Banana ini terasa ringan dan tidak enek. After taste dari biskuit ini meninggalkan aroma pisang yang kuat di lidah, jika tidak terlalu suka pisang sebaiknya jangan memilih Pocky varian ini.IMG_5015
  6. Pocky Vanilla & Cocoa Flavour, pocky inilah yang terasa paling manis dari seluruh varian yang ada di pasar Indonesia, biskuit stick coklat dengan lapisan cream vanilla diluarnya memberikan sensasi yang unik, memakan Pocky ini seperti meminum susu putih dan coklat secara bersamaan. Dengan rasa yang lebih manis, pastinya anak – anak akan lebih menyukai pocky varian ini.  Meskipun pocky ini dinamakan Vanilla & Cocoa Flavor, namun rasa vanilla lah yang paling dominan dalam Pocky ini.IMG_5012

Sudah jelas perbedaannya dimana?? oke segitu dulu ya… semoga bermanfaat

YOLO Trip Seharian Keliling Kota Banjarbaru

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen – temen, YOLO Trip kali ini membahas tentang liburan singkat ku ketika pulang kampung kemaren, kampus menyediakan waktu 2 bulan lebih cuman karena harus KKN aku liburnya 1 bulan di kampung halaman, 1 bulan KKN, dan 2 minggu di kampung halaman (lagi) setelah KKN.

Jadi waktu itu kami melakukan liburan sekeluarga, aku, ibu, bapak, kakak, suaminya dan ponakan ku berencana mau liburan ke Banjarbaru, karena sekarang ini Kota Banjarbaru lagi gencar-gencarnya membuat objek wisata dan kita sebagai masyarakat pastinya ingin mengunjungi objek wisata tersebut, sudah mengaku saja jangan bohong. Rencanya kami mau pergi ke Bincau Banjarbaru, lalu ke Amanah Borneopark, lanjut ke Al-Azhar dan terakhir ke Alun-Alun Murjani.

Kita berangkat dari rantau sekitar jam 06.30 WITA, kenapa terlalu pagi, karena menurut apa yang dipaparkan sama kakak ku, kalau mau ke Bincau Banjarbaru harus datang lebih awal karena kalau kesiangan nanti gak dapat tempat dan akan mengantri lama. Kami sampai disana sekitar jam 08.00 jam langsung mencari tempat (gazebo diatas danau) dan kakak ku beserta suaminya lah yang memesan makanan, dan kami mendapat urusan ke 9 padahal itu sudah pagi sekali tapi tetap saja ada orang yang lebih pagi dari kami, oke tak apa urutas sembila dari 30 antrian misalnya kan tak masalah, setelah menungu sejam, dua jam makananya tak datang juga, bapak ku sudah bertanya pada pelayannya sampai 2x tetap saja makanan kami belum datang, setelah menunggu tiga jam lebih barulah makanannya datang, sekitar jam 11.30 WITA baru makanannya datang, jadi sistemnya disana itu kita memesan ikan nila atau apapun itu per kilo, waktu itu kami pesan 2kg, cuman minusnya dari tempat ini apa? Sudah menunggu sampai 3 jam lebih banyak lalat pula yang menemani kami, sungguh miris sekali duduk di gazebo 3 jam lebih bersama para lalat.

Selesai makan, sesuai rencana kami melanjutkan pergi ke Amanah Borneo Park, jika aku boleh mengandaikan suasana disini seperti Selecta, Batu Night Spectaculer, Taman Kelinci Batu dan Coban Rais di gabungkan menjadi 1 tempat wisata, itu sih menurutku gak tau kalau menurut kalian. Meski begitu aku salut sama pemerintah karena bisa membangun taman wisata sebagus itu biaya masuk kesana juga lumayan murah dibandingkan jika harus pergi ke Batu dulu yakni sekita 20k/orang, sayangnya pas kami sampai disana, hujan mengganggu acara kami untunglah tak berselang lama akhirnya kami pun bisa turun dan masuk ke wisata ABP tersebut. Cuman waktu itu karena masih baru jadi tak semuanya sudah selesai, hanya sebagian tempat saja yang sudah selesai tapi tak apalah.

Lelah dari Amanah Borneo Park, kami berniat singgah di mesjid dahulu sekedar untuk istirahat dan sholat, sudah cukup enakan kami pun melanjutkan perjalanan ke Al-Azhar, tempat apa itu? Jadi Al-Azhar seperti komplek perumahan gitu cuman di gerbang utamanya dikasih hiasan beberapa payung diatasnya, hanya dengan modal menaruh payung sebagai hiasannya, justru menarik minat pengunjung untuk datang kesana, pinter juga nih yang punya ide hehe.

Setelahnya kami menuju ke tempat terakhir yakni bersantai di Alun-alun Murjani, memang kalau malam minggu semua orang akan kesana, kiasan bagi anak muda zaman sekarang “katanya”, disana banyak orang yang menyewakan sepeda, mobil, atv, kendaraan elektrik (semua jenis kendaraan elektrik) dan kami sempat mencoba menaiki sepeda dan mobil elektrik, mau tau tidak kebahagiaan ku malam itu apa? Iya aku bahagia bisa melihat ibu, bapak, kakak, kakak ipar dan ponakan ku tersenyum lepas tanpa ada beban. Aku lupa bertanya berapa harga sekali sewa sepeda elektrik, tapi kalau mobil elektrik 50k/3 putaran. Lelah bermain lapar mun melanda akhinya kami menepi sedikit ke para penjual jagung bakar yang ada dipinggiran alun-alun dan menghabiskan malam minggu kala itu ditemani dengan jagung bakar dan kebahagiaan, sekian.

IMG_3499

YOLO Trip 11 jam di Palangkaraya

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen-temen… YOLOTrip kali ini aku perginya sama keluarga, karena saat itu aku lagi pulang kampung ke Barabai, jadi sesuai dengan judul di atas ceritanya dimulai dari keinginan besan orang tua ku buat ngajak kami ke Kota Palangkaraya buat sekedar silaturahmi sama keluarga beliau disana dan kebetulan itu masih dalam suasana hari raya idul fitri karena kami berangkat H+3, oh iya buat yang belum tau jarak dari barabai ke palangkaraya cukup jauh sekitar 375km. Aku diajak sama ibu ku untuk ikut dan ponakan ku juga ikut, jadi waktu itu kita berangkat sekitar jam 07.00 WITA dari Rantau (1 hari sebelumnya kami sudah berangkat dari barabai dan menginap di rumah kakak ku di rantau) karena perjalanan yang cukup jauh aku pun tak terlalu banyak melakukan aktivitas di mobil, duduk – makan – tidur – cek hp – tidur lagi – makan lagi… gitu aja dan akhirnya sekitar jam 16.00 WIB kita sampai di Kota Palangkaraya yang dikenal dengan Kota Cantik, lelah memang sudah menyerang badan ini apalagi ponakan ku yang waktu itu masih berusia +- 2 tahun pasti dia lelah sekali namun sayangnya kita tak langsung istirahat ke rumah keluarga tapi malah harus berkeliling ke rumah teman-temannya Pak Agus (dulu pak Agus dan bu Agus tinggal di Palangkaraya sekitar 13 tahun) jadi katanya mereka mau reunian dulu, padahal waktu itu badan udah lelah banget. Setelah semua rumah selesai di datangi maka tujuan akhir kita adalah rumah Mbah Toyo, rumah yang menjadi tempat kami menginap di Palangkaraya. Beliau adalah orang Malang yang sudah tinggal lama di Palangkaraya dan merupakan keluarganya Pak Agus, setelah di berikan jamuan makan malam ponakan ku langsung tidur begitupun dengan aku.

Keesokan harinya, karena kami gak lama di Palangkaraya sekitar 11 jam saja (numpang tidur doang di Palangkaraya) aku memutuskan untuk setidaknya mendatangi 1 tempat wisata yang ada di sana dan aku menemukan 1 tempat, memang lokasinya agak jauh tapi kelihatannya menarik jadi aku, ibu, bapa dan ponakan ku pergi kesana, sedangkan ibu dan bapak Agus tidak ikut karena mereka masih ingin reunian dengan teman lamanya.

Kalian mau tau tempat apa yang kami datangin? Kalian tau Arboretum Nyaru Menteng? Orang Palangkaraya mestinya tau sama tempat ini. Jadi arboretum nyaru menteng ini adalah sebuah kawasan hutan yang didalamnya terdapat banyak spesies flora dan fauna yang menjadi objek wisata menarik di kota Palangkaraya. Disana terdapat Pusat Reintroduksi Orangutan dan ini menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara ataupun lokal. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan adalah wisata pendidikan konservasi orangutan dan pengenalan ekosistem rawa gambut, pembinaan cinta alam bagi pelajar, mahasiswa, pramuka dan generasi muda.

Menurut pandangan ku sendiri setelah melihat kondisi dilapangan cukup berbeda dengan apa yang diterangkan di media sosial, jadi pertama masuk harus bayar parkir 10k/mobil lalu 5k/orang lumayan mahal sih kalau menurut ku dan itu bayarny ke warga sana buka masuk ke dana pemerintah, terus kami waktu itu datang gak terlalu pagi gak terlalu siang, disana juga sudah banyak pengunjung lain yang datang kalau tak salah ingat lebih dari 50 orang ada disana, cuman herannya wisata nyaru mentengnya belum buka juga, beberapa kali para petugas disana lalu lalang melewati pengunjung sepertinya mereka cuek saja dengan keberadaan kami dan terlihat tidak peka, nyatanya sudah tahu banyak pengunjung yang datang tapi tempatnya belum di buka juga apalagi saat itu ponakan ku badannya panas bukan hangat lagi mungkin karena kecepean, 30 menit menunggu barulah tempatnya dibuka dan tak sesuai dengan ekspektasiku, nyatanya didalam aku tak bisa langsung bertemu dengan orangutan tapi ada pembatas kaca besar yang memisahkan kami beberapa cm akhirnya aku hanya bisa melihat orangutan dari balik kaca tersebut dan disana juga disediakan tempat seperti mini bioskop gitu untuk memperkenalkan keberadaan mereka disana. Ini sedikit foto-fotonya.

Biasa saja bukan? Harusnya tempat seperti ini lebih bisa berkembang dan dilestarikan jika pemerintah juga ikut membantu mempromosikan tentang Nyaru Menteng ini. Sekian cerita klasik aku kali ini.

YOLO Trip ke Objek Wisata Baruh Bahinu

Hai… Hallo… Hai… Hallo temen-temen, YOLO Trip kali ini masih bertemakan liburan di kampung halaman ketika libur semester 6 kemaren, jadi waktu itu masih dalam suasana lebaran hari raya idul fitri bapak berencana untuk mengajak aku dan ibu ke kampung halaman beliau di Desa Baruh Bahinu yang lokasinya lumayan jauh dari Kota Barabai, tapi terasa dekat bagi ku karena aku cukup sering berkunjung kesana. Sesampainya disana bapak kerumah saudaranya dulu baru ke rumah nenek yang sudah lama kosong karena kakek dan nenek ku sudah lama tiada, setelah memarkirkan mobil di depan rumah nenek kami pun pergi ziarah ke kubur kakek dan nenek yang kebetulan berada di belakang rumah nenek, kata bapak zaman dulu tahan masih bebas jadi bisa menguburkan yang punya rumah di belakang rumah, tapi entahlah aku juga tak terlalu mengerti tentang itu, dan satu hal lagi, dari belakang rumah nenek ku juga terlihat sungai baruh bahinu yang lumayan tenang dan sekarang lagi di kembangkan oleh pemerintah sebagai objek wisata, disana dibangun jembatan yang lumayan bagus dan pada masanya dulu memang banyak wisatawan yang berkunjung, karena melihat minat pengunjung meningkat mungkin pemerintah ingin lebih mengembangkan wisata tersebut cuman sayangnya diluar dugaan setelah di perbaiki malah menggambarkan kondisi sebaliknya, terakhir aku kesana waktu lebaran idul adha kemaren bahkan tak ada satu pun pengunjung yang datang padahal pemerintah sudah menghabiskan biaya hampir 3M (kata salah satu warga baruh) *sungguh miris.

Nah karena aku lama gak kesungai baruh aku ajak ibu dan bapak kesana hanya untuk merefresh mata ku karena sudah lama tak meliat pemandangan indah, memang aku tak ke jembatan itu karena agak jauh dari rumah nenek ku, jadi aku cuman ke sungainya aja dan kebetulan disana juga sudah bagus kok pemandangannya, bagus untuk foto-foto juga, dan ini lah foto eksis eksisnya aku bersama orang tua ku.

IMG_3244

IMG_3238

IMG_3269

Bagus tidak suasana disana? Kalau memang bagus dan kalian penasaran untuk melihat langsung, datang saja kesana dan mari kita promosikan lagi objek wisata kita agar lebih di kenal oleh orang-orang luar sana. Sekian cerita klasik aku kali ini 😊

YOLOFood Mewah di The Singhasari Resort

Hai… Hallo… Hai… Hallo teman-teman… YOLOFood kali ini agak mewah tempatnya, jadi waktu itu aku dapat undangan dari kedua teman ku yang berulang tahun di bulan Juni, mereka katanya pengen traktir aku dan satu teman ku untuk berbuka puasa di tempat yang bagi mahasiswi seperti ku, itu adalah tempat yang mewah jika hanya untuk berbuka puasa, namun ada yang bilang rezeki itu gak boleh di tolak, benar tidak? Kami sepakat berangkat kesana sekitar jam 16.00 WIB cuman yang namanya kebiasaan ngaret ya ngaret aja, apalagi waktu itu bulan puasa alhasil aku yang paling telat datang tapi untungnya mereka mau menunggu, berangkatlah kami sekitar jam 16.30 WIB jaraknya sih lumayan jauh tapi gak jauh-jauh amat masih aman lah buat 4 orang wanita yang pengen jalan-jalan. Kalian tau tidak tempat mewah apa yang dijadikan teman ku untuk berbuka puasa dan sekaligus merayakan pertambahan umur mereka, iya salah satu tempat yang jika kalian mau ke Batu kalian akan melewati tempat tersebut, yaitu The Singhasari Resort, tempat yang mewah bukan jika hanya sekedar untuk berpuasa tapi kata teman ku yang sedang berulang tahun “sekali-sekali tak apa lah”, akhirnya kami memarkirkan motor kami lalu melangkah masuk ke halaman depan TSR tersebut, kami disambut dengan cipratan air mancur yang terus mengalirkan airnya, karena suasana lumayan bagus, kenapa tidak berfoto sebentar sekedar untuk membuat kenangan, akhirnya kami berfoto dan lupa akan haus dan laparnya puasa karena berfoto lebih menggoda, selesai puas befoto dan waktu sudah hampir berbuka akhirnya kami memasuki restoran tersebut, terlihat di tengah-tengah ruangan ada 1 meja yang lumayan mewah menurut ku dan kata pelayannya itu meja kami nanti, hanya saja kemewahan pemandangan di luar seketika mengalihkan pandangan kami, kami bergegas pergi keluar sebentar untuk sekedar berfoto kembali dan dan melakukannya secara cepat karena hari sudah mulai gelap.

IMG_2636IMG_2679IMG_2694

Eksis bukan?

Puas berfoto kami memutuskan kembali ke meja dan menunggu masakan di suguhkan, beberapa menit seletahnya terdengar suara adzan magrib dari kejauhan dan menandakan waktu berbuka puasa telah tiba, kami disuguhi takjil yang lumayan enak dan setelah itu makanan utamanya pun datang, terlihat seperti makanan besar karena 1 porsi makanan disediakan untuk 2 orang jadi pantas saja porsinya besar. Sudah segitu dulu ya 😊