Nebulizer

hello… ini weekend loh dan gw masih di kos aja? so what? (aneh deh gw) jadi kali ini gw mau kenalin satu lagi alat yang namanya “Nebulizer”

apasih nebulizer itu? jadi ini adalah alat yang dapat mengubah obat berbentuk larutan menjadi aerosol (campuran gas dan partikel cair seperti kabut) secara terus-menerus dengan tenaga dari udara yang dipadatkan atau gelombang ultrasonik.

alat ini lebih efektif dari obat minum karena bisa langsung masuk ke paru-paru sehingga dosis yang dibutuhkan kecil maka lebih aman, biasanya untuk penyakit asma, pilek, flu dan lain-lain.

ini nih beberapa obat yang bisa digunakan :

  1. Pulmicort : kombinasi anti radang dengan obat yang melonggarkan saluran nafas
  2. NaCL : mengencerkan dahak
  3. Bisolvon Cair : mengencerkan dahak
  4. Atroven : melonggarkan saluran nafas
  5. Berotex : melonggarkan saluran nafas
  6. Inflamid : untuk anti radang
  7. Combiven : kombinasi untuk melonggarkan saluran nafas
  8. Meptin : melonggarkan saluran nafas

Alat ini punya tiga jenis berbeda :

  1. Nebulizer Portabel

Port NebDigunakan hanya dalam keadaan darurat, memiliki modalitas yang tinggi karena memiliki ukuran yang sama dengan tabung aerosol.

  1. Nebulizer Compressor / Aerosol

nebulizer

Memberikan tekanan udara dari pipa ke cup yang berisi obat cair yang akan memecah cairan ke dalam partikel-partikel uap kecil yang dapat dihirup secara dalam kesarulah pernafasan.

  1. Nebulizer Ultrasonik

20100520121346000564757Menggunakan gelombang ultrasonik untuk secara perlahan mengubah obat dari cair menjadi aerosol.

Persiapan Alat :

  1. Tabung oksigen
  2. Masker nebulizer
  3. Obat yang akan digunakan
  4. Waktu pemberian
  5. Reaksi pasien
  6. Spluit 2 cc
  7. Sterilkan tangan dengan alkohol
  8. Sterilkan masker nebulizer, mouth face lalu keringkan dengan tisu

Persiapan Pasien :

  1. Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan
  2. Menyiapkan lingkungan yang nyaman dan memasang sampiran

Alat :

  1. Nebulizer Compressor
  • Bagasi belakang : Kabel
  • Bagasi depan : Filter (kiri), Selang (tengah), Tombol on off (kanan)
  • Siapkan selang compressor, masker nebulizer, cup (layer, cup, tutup cup), mouth face (air flow ke depan)
  • Isi suntikan dengan obat (RL, NaCL, Aquabides) 10 – 20 cc
  • Pasang layer ke cup lalu isi obat di sela-sela layer dan cup akan menggerakkan layer ke kiri dan kanan untuk menumbuk obat jadi larutan
  • Saat mengisi obat pastikan cup tidak tersambung ke selang agar
  • Lalu tutup cup dengan penutup cup (warna biru)
  • Sambungkan cup dengan selang dan pasang masker atau mouth face
  • Lalu ketik tombol ON
  1. Nebulizer Ultrasonik
  • Siapkan selang, pivet atau suntikan, month face (air flow ke bawah)
  • Isi cairan di cup dan pasang penyambung selang lalu pasang selang
  • Lalu putar tombol on sampai uap terlihat
  • Colokan kabel di bagian belakang
  • Lubang ventilasi jika dibuka (campuran uap dan obat 50:50)
  • Lubang ventilasi jika ditutup (campurn 100% aerosol)

Langkah – langkah Pemberian Nebulizer :

  1. Pasien posisi nyaman
  2. Mencuci tangan
  3. Menyambungkan semua alat dengan tabung
  4. Mengontrol apakah alat bekerja dengan baik
  5. Menghidap dan memasukkan obat ke tabung sesuai instruksi medik
  6. Memasang masker sesuai wajah pasien
  7. Mengalirkan oksigen sesuai indikasi medik
  8. Mengevaluasi pola nafas
  9. Merapikan pasien
  10. Mencuci tangan
  11. Dokumentasi
  12. Mencatat jenis dan dosis dari obat yang digunakan.

Indikasi :

  1. Penderita asma
  2. Sesak nafas kronik
  3. Batuk
  4. Pilek
  5. Gangguan saluran pernafasan

Kontraindikasi :

  1. Penderita trakeotomi
  2. Fraktur daerah hidung

udah dulu yee eyke mau cari inspirasi lahi 😀