Dermatome, Myotome, Skelerotome

Hai… hallo… hai…

Siapa yang dapat tugas buat hafalin mereka bertiga? Yuk kita pahami bersama

1. Dermatome

img_9106img_9107img_9108

Dermatom adalah area kulit yang dipersarafi terutama oleh satu saraf spinalis. Ada 8 saraf cervical, 12 saraf thoracal, 5 saraf lumbal dan 5 saraf sacral. Masing masing saraf menyampaikan rangsangan dari kulit yang dipersarafinya ke otak.

Dermatom sangat bermanfaat dalam bidang neurologi untuk menemukan tempat kerusakan saraf saraf spinalis. Karena kesakitan terbatas dermatom adalah gejala bukan penyebab dari masalah yang mendasari, operasi tidak boleh sekalipun ditentukan oleh rasa sakit. Sakit di daerah dermatom mengindikasikan kekurangan oksigen ke saraf seperti yang terjadi dalam peradangan di suatu tempat di sepanjang jalur saraf.

Klinis penting dermatome

C2 dan C3 – posterior kepala dan leher

C5 – lateral eks atas diatas siku

C6 – Jempol

C7 – Jari tengah

C8 – Jari kelingking

T1 – Inner lengan

T2 – Upper dalam lengan

L3 – Lutut

L4 – Medial maleolus

L5 – Dorsum kaki

L5 – Toes 1-3

S1 – Toes 4 dan 5; lateral maleolus

T3 – tulang rusuk 3-4

T4 – Puting susu

T6 – processus xifoideus

T10 – umbilicus

T12 – Tepat di atas korset pinggul

L1 – pangkal paha / daerah inguinal

L2- Anterior paha; kulit di atas medial paha

L3 – Anterior paha; anterolateral paha dan terus ke aspek medial lutut dan aspek medial tungkai bawah posterior, proksimal medial maleolus

L4 – Posterolateral paha dan daerah tibialis anterior; melintasi sendi lutut atas patela dan juga mencakup kulit di atas maleolus medial dan aspek medial kaki dan jari kaki yang besar

L5 – Posterolateral paha (hanya kalah dengan L4 dermatom) dan membungkus sekitar untuk aspek lateral tungkai bawah anterior dan dorsum kaki; melintasi sendi lutut pada aspek lateral lutut; juga mencakup aspek plantar kaki dan kedua melalui jari-jari kaki keempat

S1 – lateral kaki, lateral paha posterior, dan kaki bagian bawah posterior

S2 – bagian belakang paha dan area kecil sepanjang medial tungkai bawah posterior; yang penis dan skrotum

S3 – medial dari bokong; daerah perianal; penis dan skrotum

S4 – Kulit di atas daerah perineum; perianal area dan alat kelamin

S5 – Kulit di atas daerah perineum; kulit segera pada dan berdekatan dengan anus

2. Myotome

img_9109img_9110

Myotome adalah sekumpulan otot yang diinervasi oleh spinal cord (syaraf di tulang belakang manusia).

Distribusi Myotome dari ekstremitas atas dan bawah adalah sebagai berikut (Grive 1991) :

C1 – C2 : leher fleksi, leher ekstensi.

C3 : leher fleksi lateral.

C4 : elevasi bahu.

C5 : retraksi bahu. abduksi bahu.

C6 : fleksi elbow, ekstensi wrist.

C7 : ekstensi elbow, fleksi wrist.

C8 : fleksi jari tangan. ekstensi jempol tangan.

T1 : Jari abduksi dan adduksi.

T2-T1 : Tidak ada otot yang diinervasi.

L2 : hip fleksi.

L3 : ekstensi lutut.

L4 : ankle dorsi fleksi.

L5 : ekstensi ibu jari kaki.

S1 : ankle plantar fleksi, eversi, ekstensi hip dan pantat.

S2 : fleksi lutut.

S3 – S4 : kerut anus / dubur.

3. Skelerotom

img_9111

Advertisements

Plexus Lumbalis dan Plexus Sacralis

Hai… Hallo… Hai….

A. Plexus Lumbalis

img_9100

img_9101

img_9102

Dibentuk oleh ramus anterior nervus spinalis L 1 – 4, seringkali juga turut dibentuk oleh ramus anterior nervus spinalis thoracalis XII. Plexus ini berada pada dinding dorsal cavum abdominis, ditutupi oleh m.psoas major.

Dari plexus ini dipercabangkan :

1. N.iliohypogastricus

Saraf ini berpusat pada medulla spinalis segmen thoracalis XII – L 1, Saraf ini memberi cabang motoris untuk m.obliquus internus abdominis dan m.transversus abdominis.

2. N.ilioinguinalis

Nervus ini berpusat pada medulla spinalis L 1, berada di sebelah ventral dari m.quadratus lumborum, berjalan sejajar dengan n.iliohypogasticus (di sebelah caudalnya),Saraf ini mempercabangkan serabut motoris untuk m.obliquus internus abdominis dan m.transversus abdominis.N.ilioinguinalis kadang-kadang bersatu dengan n.iliohypogastricus.

3. N.genitofemoralis

Berpusat pada medulla spinalis L 1 – 2, berjalan ke caudal, menembusi m.psoas major setinggi vertebra lumbalis 3 atau 4. saraf ini bercabang dua menjadi ramus genitalis (=n.spermaticus externus) dan ramus femoralis (= n.lumboinguinalis).

N.spermaticus externus berjalan ke distal, di sebelah medial dari nervus lumboinguinalis, masuk ke dalam anulus inguinalis internus, berjalan melalui canalis inguinalis. Saraf ini mempersarafi m.cremaster dan kulit scrotum.

N.lumboinguinalis berjalan ke distal dan berada di sebelah ventral m.psoas major, berada di sebelah lateral n.spermaticus externus, berjalan bersama-sama dengan a.iliaca externa melewati tepi caudal ligamentum inguinale, mempersarafi kulit regio femoralis cranio- anterior.

4. Ramus cutaneus femoris lateralis.

Berasal dari medulla spinalis L 2 – 3, mempersarafi regio femoris di bagian latero- posterior, yaitu mulai dari trochanter major.

5. N.obturatorius

Dibentuk oleh nervus spinalis L 2 – 4, bersifat motoris untuk mm.adductores.

6. N. Femoralis

Merupakan cabang yang terbesar dari plexus lumbalis, dibentuk oleh nervus spinalis L2 – L4, menampakkan diri pada tepi lateral bagian distal m. Psoas major, berjalan diantara m. Psoas major dan m. Iliacus, ditutupi oleh fascia iliaca, berada di bagian caudal dari ligamentum inguinale, di sebelah lateral arteria femoralis yaitu melalui lacuna musculorum dan memberi cabang-cabang motoris untuk m. Iliacus, m. Pectineus dan m. Sartorius

B. Plexus Sacralis

img_9103img_9104

img_9105

Dibentuk oleh ramus anterior nervus spinalis L 4 – S 3 (S 4) dan berada di sebelah ventral m.piriformis. Plexus sacralis melayani struktur pada pelvis, regio glutea dan extremitas inferior.

Dari plexus sacralis dipercabangkan :

1. n.gluteus superior

Dibentuk oleh n.spinalis Lumbalis 4 – Sacral 1, berjalan melalui foramen suprapiriformis. Bersifat motoris untuk m.gluteus medius, m.gluteus minimus dan m.tensor fascia latae.

2. n.gluteus inferior

Dibentuk oleh n.spinalis L 5 – S 2, meninggalkan pelvis melalui foramen infrapiriformis di sebelah caudalis m.piriformis, berjalan di sebelah profunda m.gluteus maximus, dan memberi innervasi untuk otot tersebut.

3. n.cutaneus femoris posterior

Dibentuk oleh n.spinalis Sacralis 1 – 3, berjalan melalui foramen infrapiriformis bersama-sama dengan vasa glutea inferior. Saraf ini bersifat sensibel untuk kulit perineum, bagian posterior regio femoris dan regio cruralis.

4. nn.clunium inferiores mediales

5. N.ISCHIADICUS (= SCIATIC NERVE)

Saraf ini adalah saraf yang terbesar dalam tubuh manusia yang mempersarafi kulit regio cruralis dan pedis serta otot-otot di bagian dorsal regio femoris, seluruh otot pada crus dan pedis, serta seluruh persendian pada extremitas inferior. Berasal dari medulla spinalis L 4 – S 3, berjalan melalui foramen infra piriformis, berjalan descendens di sebelah dorsal m.rotator triceps, di sebelah dorsal m.quadratus femoris, di sebelah ventral caput longum m.biceps femoris, selanjutnya berada di antara m.biceps femoris dan m.semimembranosus, masuk ke dalam fossa poplitea. Lalu saraf ini bercabang dua menjadi N.TIBIALIS dan N.PERONAEUS COMMUNIS.

6. rr.musculares

Cabang-cabang ini berjalan melalui foramen infra piriformis, mempersarafi m.piriformis, mm.gemelli superior et inferior, m.obturator internus, m.quadratus femoris. Sebenarnya plexus sacralis adalah bagian dari plexus lumbosacralis, yang dibentuk oleh rr.anteriores n.spinalis segmental lumbal, sacral dan coccygeus.

Body Muscles Ekstremitas Inferior

Hai… hallo… hai…

Sekarang bahas otot-otot ektremitas inferiornya ya

A. Anterior dan Medial

img_9084

img_9083

img_9082

Beberapa otot yang menarik bagian tubuh mendekati garis tengah tubuh atau mendekati sumbu anggota tubuh. Yang paling penting adalah tiga buah otot aduktor paha, yaitu adductor longus, adductor brevis, adductor magnus. Ketiga otot ini berpangkal di tulang pelvis dan ischium (bagian dari tulang panggul), dan menempel di tulang paha (femur). Tugas utama mereka adalah aduksi paha. Di samping untuk saling mendekatkan kedua paha, mereka juga digunakan untuk memutar paha ke arah dalam. Otot lain yang diberi nama sesuai dengan fungsi ini antara lain adductor pollicis (aduktor ibu jari tangan) dan adductor hallucis (aduktor ibu jari kaki).

  1. Adduktor longus: Otot ini berasal dari pubis dan memasukkan ke tengah aspera linea femur. Ini dipersarafi oleh saraf obturator dan adducts paha.
  2. Adduktor brevis: Berasal di pubis dan memasukkan pada baris pectineal dan linea aspera femur, otot ini dipersarafi oleh saraf obturator. Ini adducts paha.
  3. Adduktor magnus: otot ini berasal pada pubis dan tuberositas iskia. Ini menyisipkan ke tuberositas glutealis, linea aspera, dan tuberkulum adduktor femur. Ini dipersarafi oleh saraf obturator dan saraf sciatic. Ini adducts paha dan membantu di kedua fleksi dan ekstensi paha.
  4. Otot pectineus adalah Otot yang berasal dari ramus superior dari bagian pubis tulang pinggul dan menyisipkan pada garis pectineal femur. Ini dipersarafi oleh saraf femoral dan adduct dan fleksi paha.
  5. Otot gracilis adalah Otot yang berasal dari pubis dan menyisipkan pada tibia medial. Ini dipersarafi oleh saraf obturator. Ini adducts paha dan flexes kaki di lutut.

B. Posterior

img_9085

img_9086

img_9087

img_9088img_9089

1. Piriformis

2. Obturator eksternus: Berasal di foramen obturatorius dan membran tulang pinggul, ini sisipan otot ke tulang paha. Ini dipersarafi oleh saraf obturator dan lateral berputar paha.

3. Obturatur Internus

4. Quadratus Femoris

C. Lateral

img_9090

D. Grup otot kaki

img_9091

1. Hamstring adalah istilah untuk menyebutkan kumpulan beberapa otot yang terdapat pada paha bagian belakang. Sebenarnya tidak ada otot yang memiliki nama Hamstring. Dikatakan kumpulan otot-otot Hamstring karena memang terdiri dari tiga macam otot yang kesemuanya memiliki nama yang berbeda-beda. Kumpulan otot-otot yang menyusun Otot Biceps Femoris, Otot Semimembranosus, Otot Semitendinosus.

2. Biceps Femoris adalah bagian Yang paling lateral paha belakang, bisep femoris memiliki dua kepala: panjang dan pendek. Kepala panjang berasal dari tuberositas iskia, dan kepala pendek berasal pada aspera linea femur. Mereka memasukkan ke sisi lateral fibula. Kepala panjang dipersarafi oleh bagian tibia dari saraf sciatic, dan kepala pendek dipersarafi oleh bagian fibula saraf sciatic. Ini meluas paha dan flexes dan lateral berputar kaki.

3. Semitendinosus: Otot ini berasal dari tuberositas iskia dan memasukkan ke bagian superior dari tibia medial. Ini dipersarafi oleh bagian tibia saraf sciatic dan meluas paha dan flexes dan medial berputar kaki.

4. Semimembranosus: Yang paling medial dari tiga otot hamstring, otot ini berasal dari tuberositas iskia dan menyisipkan pada kondilus medial tibia. Ini berfungsi dengan semitendinosus untuk memperpanjang paha dan melenturkan dan medial memutar kaki. Ini dipersarafi oleh bagian tibia dari saraf sciatic.

5. Otot Gastrocnemius, yakni otot betis yang paling menonjol yang letaknya ada di bagian belakang betis berbentuk seperti intan (diamond). Tugasnya adalah untuk menggerakkan telapak kaki. Otot betis merupakan otot yang paling bandel untuk dilatih. Akan tetapi tidak ada fisik yang lengkap tanpa otot betis yang berkembang dengan baik.

6. Soleus

7. Tendon Achilles fungsinya meluruskan kaki di sendi calcaneus dan membengkokkan tungkai bawah patela (muskulus popliteus) yang berpangkal pada kondilus fibula, melintang dan melekat di condylus lateralis tulang femur. Fungsinya memutar tibia kedalam (endorotasi).

E. Gluteus

img_9092

img_9093

img_9094

img_9095

1. Otot gluteus maximus adalah salah satu dari tiga otot gluteal, dan merupakan yang terbesar dari ketiganya. Otot ini berperan sebagai pembentuk bokong. Fungsi utama dari gluteus maximus adalah untuk menjaga bagian belakang tubuh tetap tegap, atau untuk mendorong kedudukan pinggul ke posisi yang tepat. Ini sebabnya spesies primata lain memiliki bentuk bokong lebih rata dibanding manusia.

2. Otot gluteus medius merupakan otot yang berperan penting dalam pergerakan pinggul. Kurang terlatihnya otot tersebut dapat dengan mudah menyebabkan cedera. Otot gluteus medius berperan dalam menjaga keselarasan panggul ketika melakukan gerakan melompat dan mendarat, menendang, dll. Otot gluteus medius yang lemah dapat menyebabkan ‘Trendelenburg Sign’.

F. Intrinsik Telapak Kaki

img_9096img_9097img_9098img_9099

Semoga bermanfaat 🙂

Plexus Brachialis

Hai… halo.. hai…

Ada yang tau gak plexus brachialis itu apa? Kalo belum, mari kita bahas 🙂

Plexus brachialis adalah anyaman (Latin: plexus) serat saraf yang berjalan dari tulang belakang C5-T1, kmeudian melewati bagian leher dan ketiak, dan akhirnya ke seluruh lengan (atas dan bawah). Serabut saraf yang ada akan didistribusikan ke berberapa bagian lengan.

img_9081img_9077img_9078img_9079img_9080

Body Muscles Ekstremitas Superior

Hai… haloo… haii

Bahas tentang otot-otot pada ekstremitas atas yuk 🙂

1. Regio Humeri et Axillaris

a. Otot-otot Pectoralis

img_9044img_9045img_9046img_9047

1. Otot pectoralis major adalah otot tebal, berbentuk seperti kipas, dan tertletak di anterior dari dinding dada. Otot ini membentuk dada pada pria dan terletak di bawah payudara pada wanita.

2. Otot pectoralis minor adalah otot tipis beberntuk segitiga (triangular) berada di posterior dari otot pectoralis major.

3. Otot subclavius adalah otot kecil berbentuk segitiga yang terletak di antara clavicula dan tulang rusuk pertama. Otot ini disokong dengan tendon tebal dan pendek serta tulang rawan dari tulang rusuk pertama di depan ligamentum costoclavicularis.

4. Otot serratus anterior adalah otot yang besar, tipis yang berada di dinding lateral dada.

b. Otot-otot Punggung Superficial

img_9048img_9049img_9050img_9051

1. Otot trapezius adalah otot yang menyusun struktur punggung manusia. Dinamakan trapezius, sebab bentuknya mirip dengan bangun trapezium; sudut-sudutnya berada di leher, dua berada di kedua bahu, dan satu sudut lainnya melekat di tulang punggung T12. Seseorang dapat merasakan otot ini bekerja dengan meraba punggung dengan satu tangan dan memegang otot di antara leher dan bahu.

2. Otot latissimus dorsi adalah otot yang besar, datar, pada bagian punggung, dan terletak di belakang lengan.

3. Otot levator scapulae adalah otot yang terletak pada bagian punggung dan leher.

4. Otot rhomboideus minor adalah salah satu otot yang menyusun bagian lengan atas, sedangkan Otot rhomboideus major adalah salah satu otot yang menyusun bagian lengan atas.

c. Otot-otot Bahu

img_9052img_9053img_9054img_9055

1. Otot deltoideus adalah otot yang membentuk struktur bulat pada bahu manusia. Dinamakan deltoideus, sebab bentuknya mirip seperti alfabet Yunani Delta (segitiga).

2. Otot subscapularis adalah otot yang besar berbentuk segitiga yang menyusun fossa subscapularis. Tendon otot ini terpisah dari bagian leher scapula oleh sebuah bursa yang besar.

3. Otot suprspinatus adalah otot yang relatif kecil pada lengan atas. Namanya berasal dari tempat perlekatannya di fossa supraspinosus, superior dari scapula. Termasuk dalam salah satu otot rotator cuff. Spina scapula memisahkan otot supraspinatus dari otot infraspinatus.

4. Otot Infraspinatus adalah otot pemutar (rotator) pada sendi bahu dan adduktor lengan. Infraspinatus adalah otot tebal berbentuk segitiga yang melekati sebagian besar fossa infraspinatus. Biasanya serat ototnya terlihat bergabung dengan otot teres minor.

5. Otot teres major adalah otot pada lengan atas yang menyusun kelompok otot pada sekitar scapula (tulang belikat) dan humerus (tulang lengan atas).

6. Otot teres minor adalah otot kecil yang terdapat di bagian bahu. Teres minor merupakan salah satu dari kelompok otot rotator cuff. Letaknya bersebelahan dengan otot teres mayor dan otot infraspinatus.

2. Regio Brachii et Cubiti

img_9056

a. Ventral

img_9057img_9058img_9059img_9060

1. Otot biceps brachii atau lebih dikenal secara umum dengan otot biceps (walaupun ada beberapa otot lain yang mengandung kata biceps), adalah otot besar berkepala dua karena berorigo pada dua tempat yang berbeda. Terletak di sepanjang lengan atas. Dua caput tersebut adalah: Caput longum (panjang).

2. Otot coracobrachialis adalah otot terkecil dari tiga otot yang melekati processus coracoideus pada scapula. Dua otot lainnya adalah otot pectoralis minor dan otot biceps brachii. Otot coracobrachialis terletak pada bagian atas-medial lengan atas.

3. Otot triceps brachii atau sering disingkat otot triceps (pemberian istilah ini kurang tepat, karena ada otot lain yang mengandung kata triceps), adalah otot besar berkepala (caput) tiga karena berorigo pada tiga tempat yang berbeda. Terletak di sepanjang lengan atas. Tiga kepala (caput) tersebut adalah:

– Caput longum (panjang)

– Caput medial

– Caput lateralis

b. Dorsal

img_9062img_9060-1

Otot triceps brachii atau sering disingkat otot triceps (pemberian istilah ini kurang tepat, karena ada otot lain yang mengandung kata triceps), adalah otot besar berkepala (caput) tiga karena berorigo pada tiga tempat yang berbeda. Terletak di sepanjang lengan atas.

Tiga kepala (caput) tersebut adalah:

– Caput longum (panjang)

– Caput medial

– Caput lateralis

3. Regio Antebrachii

a. Grup Anterior

img_9064img_9065img_9066

1. Otot pronator teres. Otot pronator teres adalah otot yang berada di lengan bawah. Sesuai dengan namanya, salah satu fungsinya adalah untuk melakukan gerakan pronasi lengan bawah. Salah satu kelainan yang sering terjadi berkaitan dengan otot ini adalah sindrom otot pronator teres.

2. Otot palmaris longus adalah otot fleksor dari sendi metacarpophalangeal yang berdegenerasi. Umumnya dipersarafi oleh percabangan dari saraf medius. Fungsi otot ini untuk gerakan fleksi pada tangan.

3. Otot flexor digtorum superficialis adalah otot flexor ekstrinsik pda jari tangan.

4. Otot flexor carpi ulnaris adalah otot yang menyusun lengan bawah pada bagian depan.

b. Grup Posterior

img_9067img_9068img_9069img_9070

1. Otot brachioradialis; berfungsi utama dalam stabilisasi elbow, berperan dalam fleksi elbow saat midposisi lengan bawah.

2. Otot ekstensor carpi radialis longus adalah satu dari lima otot utama yang mengatur pergerakan pergelangan tangan. Sesuai dengan namanya (Latin longus: panjang), otot ini berukuran cukup panjang.

3. extensor carpi radialis brevis (Beaver muscle) is a muscle in the forearm that acts to extend and abduct the wrist. It is shorter and thicker than its namesake extensor carpi radialis longus which can be found above the proximal end of the extensor carpi radialis brevis.

4. Otot extensor digiti minimi adalah otot yang terletak di lengan bawah. Terletak di sisi medial otot extensor digitorum communis.

5. Otot extensor carpi ulnaris adalah otot yang terletak di lengan bawah yang berfungsi pada pergerakan pergelangan tangan. Sebagai otot ekstensor, extensor carpi ulnaris berada di sisi posterior lengan bawah.

6. Otot extensor carpi ulnaris adalah otot yang terletak di lengan bawah yang berfungsi pada pergerakan pergelangan tangan. Sebagai otot ekstensor, extensor carpi ulnaris berada di sisi posterior lengan bawah.

4. Regio Manus

a. Thenar

img_9071img_9072

b. Hipothenar

img_9073

c. Volamanus

img_9074img_9075

Semoga bermanfaat 🙂

Struktur Tulang Vertebrae

Hai… hallo… hallo…

Bahas tentang struktur tulang vertebrae yuk

1. Vertebrae

img_9041img_9042img_9043

– vertebralis terdiri atas 26 tulang

– masing masing bersendi dengan tulang atas dan bawahnya

Fungsi :

– mensupport untuk menegakkan tubuh

– menahan beban kepala

– membantu mentransfer berat tulang axial ke extremitas inferior

– melindungi medulla spinalis

Beberapa kasus yang sering terjadi :

1. Kifosis adalah kelainan tulang belakang yang melengkung ke depan atau cembung ke belakang secara berlebihan sehingga seseorang yang mengalaminya akan menjadi bungkuk.

2. Lordosis adalah gangguan tulang belakang pada punggung bawah yang memiliki kelengkungan berlebihan sehingga seolah olah tulang tertarik ke depan. Kondisi ini kebalikan dari kifosis.

3.Skoliosis adalah kelainan pada rangka tubuh yang berupa kelengkungan tulang belakang. Sebanyak 75-85% kasus skoliosis merupakan idiopatik yaitu kelainan yang tidak diketahui penyebabnya.

2. Cervical

img_9031img_9032img_9033

Cervical secara umum memiliki bentuk tulang yang kecil dengan spina atau procesus spinosus (baguan seperti sayap pada tulang belakang) yang pendek, kecuali tulang ke 2 dan 7 yang procesus spinosusnya pendek. Diberi nomor sesuai dengan urutannya C1 – C7, namun beberapa memiliki sebutan khusus seperti C1 atau atlas, C2 atau axis.

3. Thoracal

img_9034

Pada bagian thoracal terdapat procesus spinosusnya akan berhubungan dengan tulang rusuk. Beberapa gerakan memutar dapat terjadi. Bagian ini dikenal juga sebagai tulang punggung dorsal dalam konteks manusia. Bagian ini diberi nomor Th1 – Th12.

4. Lumbal

img_9035

Bagian ini (L1 – L5) merupakan bagian paling tegap konstruksinta dan menanggung beban terberat dari lainnya. Bagian ini memungkinkan gerakan fleksi dan ekstensi tubuh, dan beberapa ge

5. Sacral

img_9036

Sacrum : Terdapat 5 tulang di bagian ini (S1 – S5). Tulang tulang bergabung dan tidak memiliki celah atau diskus intervertebralis satu sama lainnya.

Coccygeal : Terdapat 3 hingga 5 tulang (Co1 – Co5) yang saling bergabung dan tanpa celah. Beberapa hewan memiliki tulang coccyx atau tulang ekor yang banyak, maka dari itu disebut tulang punggung kaudal (ekor).

6. Costae

img_9037

Dalam anatomi, tulang rusuk atau iga (Latin: costae adalah tulang panjang yang melengkung dan membentuk rongga rusuk.) Tulang rusuk melindungi dada (Latin: thorax), paru-paru, jantung, hati, dan organ dalam lainnya di rongga dada.

7. Sternum

img_9038

Sternum adalah bagian memanjang dan pipih; mungkin dirasakan dari pangkal leher ke lubang perut. Manubrium kira-kira berbentuk trapesium, dengan depresi dimana clavicula dan pasangan pertama rusuk bergabung

Semoga bermanfaat 🙂

Tulang Wajah Manusia

Hai… hallo… hai…

bahas tulang wajah manusia yuk?

1. Os. Zygomaticus

img_9026

Os Zygomaticus adalah tulang pipi yang terdiri dari dua tulang kiri dan kanan.

2. Os. Vomer

img_9027

Tulang vomer merupakan bagian bawah nasal septum (sekat hidung).

3. Os. Palatinum

img_9028

Os Palatum atau tulang langit-langit, terdiri dari dua dua bua tulang kiri dan kanan. Tulang palatin merupakan tulang yang membentuk bagian posterior palatum.

4. Os. Maxilla

img_9029

Maxilla / tulang rahang atas

5. Os. Mandibula

img_9030

Mandibula atau tulang rahang bawah, terdiri dari dua bagian yaitu bagian kiri dan kanan yang kemudian bersatu di pertengahan dagu. Dibagian depan dari mandibula terdapat processus coracoid tempat melekatnya otot. Mandibula berhubungan dengan joint dan disengga oleh otot-otot mengunyah.

Fungsi :

– tempat menempelnha gigi geligi rahang bawah

Semoga bermanfaat 🙂